Pages

Senin, 26 November 2012

HEMOESTATIS

     asupan air dan elektrolit dapat terjadi melalui makan dan minum, dan dikeluarkan dalam jumlah yang relatif sama. ketika terjadi gangguan homeostasis, harus segera diberikan terapi untuk mengembalikan keseimbangan air dan elektrolit.



Cairan dan elektrolit sangat diperlukan dalam rangka menjaga kondisi tubuh tetap sehat. Keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam tubuh adalah merupakan salah satu bagian dari fisiologi homeostatis. Keseimbangan cairan dan elektrolit melibatkan komposisi dan perpindahan berbagai cairan tubuh. Cairan tubuh adalah larutan yang terdiri dari air ( pelarut) dan zat tertentu (zat terlarut). Elektrolit adalah zat kimia yang menghasilkan partikel-partikel bermuatan listrik yang disebut ion jika berada dalam larutan. Cairan dan elektrolit masuk ke dalam tubuh melalui makanan, minuman, dan cairan intravena (IV) dan didistribusi ke seluruh bagian tubuh. Keseimbangan cairan dan elektrolit berarti adanya distribusi yang normal dari air tubuh total dan elektrolit ke dalam seluruh bagian tubuh. Keseimbangan cairan dan elektrolit saling bergantung satu dengan yang lainnya; jika salah satu terganggu maka akan berpengaruh pada yang lainnya.Cairan tubuh dibagi dalam dua kelompok besar yaitu : cairan intraseluler dan cairan ekstraseluler. Cairan intraseluler adalah cairan yang berda di dalam sel di seluruh tubuh, sedangkan cairan akstraseluler adalah cairan yang berada di luar sel dan terdiri dari tiga kelompok yaitu : cairan intravaskuler (plasma), cairan interstitial dan cairan transeluler. Cairan intravaskuler (plasma) adalah cairan di dalam sistem vaskuler, cairan intersitial adalah cairan yang terletak diantara sel, sedangkan cairan traseluler adalah cairan sekresi khusus seperti cairan serebrospinal, cairan intraokuler, dan sekresi saluran cerna.

Proportion Of Body Fluid
Prosentase dari total cairan tubuh bervariasi sesuai dengan individu dan tergantung beberapa hal antara lain :
a.Umur
b.Kondisi lemak tubuh
c.Sex
Perhatikan Uraian berikut ini :
No. Umur Prosentase
1. Bayi (baru lahir) 75 %
2. Dewasa :
a.Pria (20-40 tahun) 60 %
b.Wanita (20-40 tahun) 50 %
3. Usia Lanjut 45-50 %
Pada orang dewasa kira-kira 40 % baerat badannya atau 2/3 dari TBW-nya berada di dalam sel (cairan intraseluler/ICF), sisanya atau 1/3 dari TBW atau 20 % dari berat badannya berada di luar sel (ekstraseluler) yaig terbagi dalam 15 % cairan interstitial, 5 % cairan intavaskuler dan 1-2 % transeluler.

Elektrolit Utama Tubuh Manusia
Zat terlarut yang ada dalam cairan tubuh terdiri dari elektrolit dan nonelektrolit. Non elektrolit adalah zat terlarut yang tidak terurai dalam larutan dan tidak bermuatan listrik, seperti : protein, urea, glukosa, oksigen, karbon dioksida dan asam-asam organik. Sedangkan elektrolit tubuh mencakup natrium (Na+), kalium (K+), Kalsium (Ca++), magnesium (Mg++), Klorida (Cl-), bikarbonat (HCO3-), fosfat (HPO42-), sulfat (SO42-).
Konsenterasi elektrolit dalam cairan tubuh bervariasi pada satu bagian dengan bagian yang lainnya, tetapi meskipun konsenterasi ion pada tiap-tiap bagian berbeda, hukum netralitas listrik menyatakan bahwa jumlah muatan-muatan negatif harus sama dengan jumlah muatan-muatan positif.
Komposisi dari elektrolit-elektrolit tubuh baik pada intarseluler maupun pada plasma terinci dalam tabel di bawah ini :
No. Elektrolit Ekstraseluler Intraseluler
Plasma Interstitial
1. Kation :
• Natrium (Na+) 144,0 mEq 137,0 mEq 10 mEq
• Kalium (K+) 5,0 mEq 4,7 mEq 141 mEq
• Kalsium (Ca++) 2,5 mEq 2,4 mEq 0
• Magnesium (Mg ++) 1,5 mEq 1,4 mEq 31 mEq
2. Anion :
• Klorida (Cl-) 107,0 mEq 112,7 mEq 4 mEq
• Bikarbonat (HCO3-) 27,0 mEq 28,3 mEq 10 mEq
• Fosfat (HPO42-) 2,0 mEq 2,0 mEq 11 mEq
• Sulfat (SO42-) 0,5 mEq 0,5 mEq 1 mEq
• Protein 1,2 mEq 0,2 mEq 4 mEq


a. Kation :
• Sodium (Na+) :
- Kation berlebih di ruang ekstraseluler
- Sodium penyeimbang cairan di ruang eesktraseluler
- Sodium adalah komunikasi antara nerves dan musculus
- Membantu proses keseimbangan asam-basa dengan menukar ion hidrigen pada ion sodium
di tubulus ginjal : ion hidrogen di ekresikan
- Sumber : snack, kue, rempah-rempah, daging panggang.
• Potassium (K+) :
- Kation berlebih di ruang intraseluler
- Menjaga keseimbangan kalium di ruang intrasel
- Mengatur kontrasi (polarissasi dan repolarisasi) dari muscle dan nerves.
- Sumber : Pisang, alpokad, jeruk, tomat, dan kismis.
• Calcium (Ca++) :
- Membentuk garam bersama dengan fosfat, carbonat, flouride di dalam tulang dan gigi untuk membuatnya keras dan kuat
- Meningkatkan fungsi syaraf dan muscle
- Meningkatkan efektifitas proses pembekuan darah dengan proses pengaktifan
protrombin dan trombin
- Sumber : susu dengan kalsium tinggi, ikan dengan tulang, sayuran, dll.
b.Anion :
• Chloride (Cl -) :
- Kadar berlebih di ruang ekstrasel
- Membantu proses keseimbangan natrium
- Komponen utama dari sekresi kelenjar gaster
- Sumber : garam dapur
• Bicarbonat (HCO3 -) :
Bagian dari bicarbonat buffer sistem
- Bereaksi dengan asam kuat untuk membentuk asam karbonat dan suasana garam untuk
menurunkan PH.
• Fosfat ( H2PO4- dan HPO42-) :
- Bagian dari fosfat buffer system
- Berfungsi untuk menjadi energi pad metabolisme sel
- Bersama dengan ion kalsium meningkatkan kekuatan dan kekerasan tulang
- Masuk dalam struktur genetik yaitu : DNA dan RNA.
1.4 Perpindahan Cairan dan Elektrolit Tubuh
Perpindahan cairan dan elektrolit tubuh terjadi dalam tiga fase yaitu :
a.Fase I :
Plasma darah pindah dari seluruh tubuh ke dalam sistem sirkulasi, dan nutrisi dan oksigen diambil dari paru-paru dan tractus gastrointestinal.
b.Fase II :
Cairan interstitial dengan komponennya pindah dari darah kapiler dan sel
c.Fase III :
Cairan dan substansi yang ada di dalamnya berpindah dari cairan interstitial masuk ke dalam sel.
Pembuluh darah kapiler dan membran sel yang merupakan membran semipermiabel mampu memfilter tidak semua substansi dan komponen dalam cairan tubuh ikut berpindah.
Metode perpindahan dari cairan dan elektrolit tubuh dengan cara :
• Diffusi
• Filtrasi
• Osmosis
• Aktiv Transport

fungsi elektrolik :
Membantu perpindahan cairan antara ruangan di dalam sel dan diluar sel (terutama NATRIUM) à bila kadar Na dalam CES meningkat, maka sejumlah cairan akan pindah menuju CES untuk keseimbangan
Mengatur keseimbangan asam basa, dan menentukan pH darah dgn adanya sistem bufer
Dgn adanya perbedaan komposisi elektrolit di CES dan CIS maka akan terjadi perpindahan yg menghasilkan impuls-2 syaraf dan mengakibatkan kontraksi otot.

FUNGSI TRANSMISI IMPULS DARI ELEKTROLIT
JENIS MINERAL
FUNGSI
CALCIUM
Penting dlm fungsi sel untuk depolarisasi (netralisasi dlm keadaan polar)
NATRIUM
Punya peran penting dlm proses osmosis
KALIUM
Punya peran penting pd sel syaraf
MAGNESIUM
Proses keseimbangan asam basa
KARBONAT
Proses keseimbangan asam basa
FOSFAT
Membantu enzim dlm metabol. Karbohidrat
PROTEIN
Membantu proses osmosis sbg bufer kese-imbangan asam basa dan membentuk Hb
NATRIUM, KALIUM, DAN CALCIUM
Penting dlm proses keseimbangan cairan dlm tubuh.


FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN CAIRAN
  1. kebutuhan ekstra :
          * demam ( 12% setiap 1 derajad c à > 37 derajad c)
          * hyperventilasi
          * suhu lingkungan yg tinggi
          * aktivitas ekstrem
          * kehilangan abnormal : diare, poliuria, dll
 2. penurunan kebutuhan :
         * hypothermia ( 12% setiap 1 derajad c à < 37 derajad c
         * kelembaban yang sangat tinggi
         * oliguria atau anuria
         * hampit tidak ada aktivitas
         * retensi cairan, misalkan gagal jantung

Jumat, 23 November 2012




bagus kan?

Kamis, 08 November 2012


this my photo,,, what do you think??

BRONKITIS


Penyebab: Penyakit bronkitis karena peradangan pada bronkus (saluran yang membawa udara ke paru-paru). Penyebabnya bisa karena infeksi bakteri, bakteri atau virus. Penyebab lain merokok, debu, atau polutan udara.
Gejala: Batuk disertai demam atau dahak berwarna kuning bila disebabkan oleh infeksi bakteri. Sedangkan bila bersifat kronik, batuk produktif dan sesak napas selama beberapa bulan sampai beberapa tahun.
Pencegahan dan solusi: Meningkatkan daya tahan tubuh merupakan salah satu pencegahan yang dapat dilakukan. Sementara itu, untuk mencegah bronkitis kronis adalah untuk berhenti merokok juga menghindari asap rokok agar tidak menjadi perokok pasif yang sangat berbahaya.
Pengobatan: Untuk pengobatan bila disebabkan oleh bakteri atau kuman dapat diatasi dengan minum antibiotik seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Bila disebabkan oleh virus, biasanya digunakan obat-obatan untuk meringankan gejala.

ASMA


Penyebab: Penyebab asma adalah penyempitan sementara pada saluran pernapasan yang dapat menyebabkan penderitanya merasakan sesak napas. Penyempitan terjadi pada pembuluh tenggorokan. Faktor keturunan sangat berperan pada penyakit ini, bila ada orangtua atau kakek nenek yang menderita penyakit ini dapat menurun kepada anak atau cucunya.

Alergi terhadap sesuatu seperti debu, perubahan suhu, kelembaban, gerak badan yang berlebihan atau ketegangan emosi dapat meyebabkan alergi sehingga selaput yang melapisi pembuluh akan membengkak dan mengeluarkan lendir yang berlebihan sehingga pembuluh menjadi sempit dan penderita sulit bernapas. Walau serangan sesak napas dapat hilang sendiri, tetapi serangan berat bila tidak ditangani dapat menyebabkan kematian karena penderita tidak dapat bernapas.
Gejala: Sesak napas disertai suara mengi (wheezing) Pencegahan dan solusi: Hindari hal-hal yang dapat menyebabkan alergi pada penderita sehingga terjadi serangan asma. Misalnya dengan membersihkan debu pada kasur, bantal atau selimut. Hindari suhu dan kelembaban yang ekstrim, binatang piaran atau makanan yang dapat menimbulkan alergi.
Pengobatan: Untuk mengatasi serangan asma adalah dengan menggunakan obat pelega (bronchodilator) dengan cara dihirup. Cara lainnya adalah dengan melakukan terapi yang akan mengajarkan bagaimana caranya rileks dan mengatur napas apabila terjadi serangan asma. Bila penyakit asma sudah berat, dapat menggunakan obat pelega setiap hari sampai serangan asma dapat dikontrol. Maka, dianjurkan bagi penderitanya untuk selalu membawa obat pelega ke manapun dia pergi agar dapat segera digunakan apabila terjadi serangan.

Tuberkulosis (TBC)


Penyebab: Penyakit TBC disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini dapat menular melalui percikan ludah saat penderita batuk.
Gejala: Batuk berdahak lebih dari tiga minggu. Dapat juga disertai batuk yang mengeluarkan darah. Penderita akan mengalami demam khususnya pada siang atau sore, berkeringat pada malam hari. Nafsu makan menurun sehingga mengakibatkan badan menjadi kurus.
Pencegahan dan solusi: Bila ada teman, tetangga atau anggota keluarga yang mengalami gejala tersebut, ada baiknya Anda menyarankan untuk memeriksakan ke dokter untuk mengetahui apakah batuknya merupakan penyakit TBC atau tidak. Karena kadangkala penyakit batuk sering dianggap sepele, padahal penyakit ini dapat membunuh seseorang bila tidak segera ditangani dan dapat menular kepada orang lain.
Pengobatan: Pengobatan untuk TBC bila sudah diketahui sejak dini sebenarnya tidak terlalu mahal dan mudah untuk disembuhkan karena sudah ada obat yang disediakan pemerintah. Bila diperlukan, penderita TBC dapat juga dikarantina di tempat khusus agar tidak menularkan penyakitnya.

Penyakit ini juga sebenarnya merupakan salah satu penyakit yang sudah ditaklukan, tetapi belakangan kembali menyerang. Salah satunya adalah karena penderita tuberkulosis ini tidak menghabiskan obat mereka. Obat harus diminum secara teratur selama 6 sampai 9 bulan untuk menyembuhkan penyakit ini. Tidak menghabiskan obat dapat menyebabkan penderita tidak dapat sembuh dan menyebabkan obat tidak mampu lagi melawan kuman karena kuman menjadi kebal.

Rabu, 07 November 2012

gagal jantung


Gagal Jantung dapat diklasifikasikan kedalam:
a. KBLI:
Gagal Jantung Kiri ('' sisi kiri gagal jantung'') Dan Gagal Jantung Kanan ('' sisi kanan gagal jantung''), dapat terjadi salat Satu, maupun keduanya secara bersamaan (biventricular).

Gagal jantung kiri terjadi akibat iskemi atau infark pada dinding jantung (miokard) yang timbul akibat adanya aterosklerosis pada pembuluh darah koroner yang memperdarahi jantung. Hal ini mengakibatkan berkurangnya kemampuan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Gagal jantung kiri ini banyak terjadi karena ada 3 pembuluh darah koroner yang paling sering mengalami sumbatan, yaitu pembuluh darah sirkumfleks, cabang dari arteri marginal kiri, dan cabang dari arteri koroner kanan. Gagal jantung kiri dapat menyebabkan timbulnya gagal jantung di kedua bagian, jantung kiri dan jantung kanan.
b. Fungsi :
Gangguan fungsi sistolik (kontraksi) dan fungsi diastolik (relaksasi atau pengisian).
Gangguan fungsi sistolik dapat terjadi karena infark pada miokard, dan kardiomiopati, karena kelainan ini jantung tidak dapat memompa secara maksimal darah untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. gangguan fungsi diastolik dapat terjadi karena kelainan katup, contohnya adalah mitral stenosis.
c. volume darah yang di pompa : ''low output'' dan ''high output''.
Gagal jantung low output, timbul karena darah yang dipompa keluar dari jantung (cardiac output) tidak memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh, contoh kelainannya yaitu infark miokard, mitral regurgitasi, aortik stenosis. contoh kelainan yang timbul pada gagal jantung high output yaitu keadaan anemia, walaupun volume darah yang dipompa jantung ada dalam jumlah yang memadai, namun karena tingginya kebutuhan metabolisme, zat yang dibawa oleh darah masih tidak mencukupi.

pencegahan-pencegahan dari penyakit jantung


  • Hindari makanan yang mengandung kolesterol (LDL) tinggi.
  • Kolesterol jahat atau LDL dikenal sebagai penyebab utama terjadinya proses aterosklerosis, yaitu proses pengerasan dinding pembuluh darah, terutama di jantung, otak, ginjal, dan mata. Akibat proses itu, saluran pembuluh darah, khususnya pembuluh darah koroner, menjadi sempit dan menghalangi aliran darah di dalamnya. Akibatnya, jantung akan sulit memompa darah. Keadaan tersebut dapat meningkatkan resiko penyakit jantung. 
  • Mengonsumsi makanan yang berserat tinggi (Sayur dan buah).
  • Serat diketahui punya peran penting dalam menjaga kesehatan. Serat terdiri dari dua jenis, yakni serat larut dan tak larut. Serat larut tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan, tetapi larut dalam air panas. Serat larut inilah yang membuat perut kenyang lebih lama dan memberikan energi lebih panjang serta bermanfaat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Umumnya terdapat pada buah dan sayur dan juga pada oat (bubur gandum). Serat yang larut dalam tubuh dapat mengikat kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh. Peran itulah yang mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah hingga menurunkan resiko penyakit jantung.
  • Hindari stres.
  • Hasil penelitian ilmuwan Belanda yang dipublikasikan jurnal Clinical Endocrinology and Metabolismmenunjukkan bahwa kadar hormon kortisol yang tinggi akibat stres terkait erat dengan kematian akibat penyakit kardiovaskular. Stres dapat menyebabkan arteri yang tertimbun plak menyempit dan ini menurunkan aliran darah hingga 27 persen. Penyempitan yang berarti terlihat bahkan pada arteri yang terkena penyakit ringan. Penelitian lain mengesankan bahwa stres berat dapat menyebabkan pecahnya dinding arteri yang mengandung plak dan memicu serangan jantung.
  • Hindari alkohol.
  • Alkohol dapat menaikkan tekanan darah, memperlemah otot jantung, mengentalkan darah dan menyebabkan kejang arteri yang dapat menyebabkan serangan jantung.
  • Berhenti merokok.
  • Merokok meningkatkan tekanan darah dan memasukkan zat-zat kimia beracun ke dalam tubuh, seperti nikotin dan karbon monoksida, ke dalam aliran darah. Zat-zat kimia ini, selanjutnya akan merusak arteri yang penting bagi kehidupan jantung. 
  • Kendalikan tekanan darah 
  • Tekanan darah yang tinggi menyebabkan pembesaran otot jantung kiri sehingga jantung beresiko mengalami gagal fungsi.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Olahraga yang teratur (sedikitnya tiga kali seminggu) turut menurunkan tingkat kolesterol yang jahat (LDL), menjaga tekanan darah agar tidak meningkat, dan mencegah kelebihan berat badan.

ciri-ciri penyakit jantung

 Nyeri dada, rasa seperti tertusuk (Angina pektoris) karena terjadi penyumbatan arteri Jantung. Faktor resiko penyakit Jantung adalah mereka Yang mengalami penyakit Gula, tekanan Darah Tinggi, Kolesterol Darah Tinggi, Obesitas (kegemukan) Dan perokok. Untuk * Mengurangi risiko penyakit Jantung ADA Hal-Hal Yang Perlu di hindari seperti mengatur / menghindari MAKANAN Yang menjadi faktor pemicu.



Ciri-ciri penyakit Jantung secara UMUM:

* Nyeri dada, rasa seperti tertusuk (pektoris Angina)
* Rasa berdebar-menghalangi seperti tertekan Benda Kendaraan bermotor
* Terjadi Nafas sesak, keluar keringat Dingin, Dan kesemutan Yang Terasa hingga Ke bagian Lengan, Punggung Dan LAIN-LAIN.
* Untuk Gagal Jantung mungkin tidak merasakan gejala seperti Nyeri dada, namun mereka mungkin mengalami kesulitan Akan Illustrasi tidur, kaki bengkak, mudah capek, sesak napas Dan rasa.
* Serangan Jantung koroner.Teh terjadi karena pembuluh arteri Jantung Yang memasok Darah Ke Jantung mengalami penyumbatan karena mengeras. Dokter biasanya Akan menangani masalah inisial Artikel Baru Operasi / pembedahan Bypass Arteri Jantung (CABG).

Selasa, 06 November 2012




bedah kepala




"MARS PPNI ( Persatuan Perawat Nasional Indonesia )"

TEORY WATSON




Watson (1988) dan George (1990) mendefenisikan caring lebih  dari sebuah exisestensial philosophy, ia memandang sebagai dasar spiritual, baginya caring adalah ideal moral dari keperawatan. Manusia akan eksistensi bila dimensi spritualnya meningkat ditunjukkan dengan penerimaan diri, tingkat kesadaran diri yang tinggi, kekuatan dari dalam diri, intuitif. Caring sebagai esensi dari keperawatan berarti juga pertanggung jawaban hubungan antara perawat-klien, dimana perawat membantu memperoleh pengetahuan dan meningkatkan kesehatan.
“Theory of Human Caring” (Watson), mempertegas jenis hubungan dan transaksi yang diperlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia yang mempengaruhi kesanggupan pasien untuk sembuh.
Watson mengemukakan bahwa caring merupakan inti dari keperawatan. Dalam hal ini caring merupakan perwujudan dari semua faktor yang digunakan perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan pada klien. Kemudian caring juga menekankan harga diri individu, artinya dalam melakukan praktik keperawatan, perawat senantiasa selalu menghargai klien dengan menerima kelebihan maupun kekurangan klien. Watson juga mengemukakan bahwa respon setiap individu terhadap suatu masalah kesehatan unik, artinya dalam praktik keperawatan, seorang perawat harus mampu memahami setiap respon yang berbeda dari klien terhadap penderitaan yang dialaminya dan memberikan pelayanan kesehatan yang tepat dalam setiap respon yang berbeda baik yang sedang maupun akan terjadi. Selain itu, caring hanya dapat ditunjukkan dalam hubungan interpersonal yaitu hubungan yang terjadi antara perawat dengan klien, dimana perawat menunjukkan caring melalui perhatian, intervensi untuk mempertahankan kesehatan klien dan energi positif yang diberikan pada klien. Watson juga berpendapat bahwa caring meliputi komitmen untuk memberikan pelayanan keperawatan yang didasarkan pada ilmu pengetahuan. Dalam praktiknya, perawat di tantang untuk tidak ragu dalam menggunakan pengetahuan yang dimilikinya dalam praktik keperawatan.
Jean Watson dalam memahami konsep keperawatan terkenal dengan Human Caring Theory. Tolak ukur pandangan Watson ini didasari pada unsur teori kemanusiaan. Jean Watson, 1985 (dalam B. Talento, 1995) membagi kebutuhan dasar manusia dalam dua peringkat utama, yaitu kebutuhan yang tingkatnya lebih rendah (lower order needs) dan kebutuhan yang tingkatnya lebih tinggi (higher order needs). 
Pemenuhan kebutuhan yang tingkatnya lebih rendah tidak selalu membantu upaya kompleks manusia untuk mencapai aktualisasi diri. Tiap kebutuhan dipandang dalam konteksnya terhadap kebutuhan lain dan semuanya dianggap penting. Kebutuhan manusia yang saling berhubungan diantaranya kebutuhan dasar biofisikal (kebutuhan untuk hidup  yang meliputi kebutuhan makanan dan cairan, kebutuhan eliminasi, kebutuhan ventilasi, kebutuhan psikofisikal (kebutuhan fungsional) yang meliputi kebutuhan aktivitas dan istirahat, kebuthan seksualitas; kebutuhan psikososial (kebutuhan untuk integrasi) yang meliputi kebutuhan intrapersonal dan interpersonal (kebutuhan aktualisasi diri).
Berdasarkan kebutuhan tersebut, Jean Watson memahami bahwa manusia adalah makhluk yang sempurna yang memiliki berbagai macam ragam perbedaan, sehingga dalam upaya mencapai kesehatan, manusia seharusnya dalam keadaan sejahtera baik fisik, mental, dan spiritual karena sejahtera merupakan keharmonisan antara pikiran, badan dan jiwa sehingga untuk mencapai keadaan tersebut keperawatan harus berperan dalam meningkatkan status kesehatan, mencegah terjadinya penyakit, mengobati berbagai penyakit dan penyembuhan kesehatan.

peran perawat


Peran adalah pola sikap, perilaku nilai dan tujuan yang diharapkan dari seseorang berdasarkan posisinya dimasyarakat (Keliat,1992). Menurut Kusnanto (2004) peran merupakan seperangkat tingkah laku yang diharapkan oleh orang lain terhadap seseorang, sesuai kedudukannya dalam suatu system. Peran perawat dipengaruhi oleh keadaan sosial baik dari dalam maupun dari luar profesi keperawatan dan bersifat konstan.
Perawat atau nurse berasal dari bahasa latin yaitu dari kata Nutrix yang berarti merawat atau memelihara. Hartley cit. ANA (1999) menjelaskan pengertian dasar seorang perawat yaitu: seseorang yang berperan dalam merawat atau memelihara, membantu dan melindungi seseorang karena sakit, injuri dan proses penuaan.
Organisasi keperawatan sedunia ICN (1973) berpendapat bahwa, ”The unique function of the nurse is to assist individual, sick or well in the performance of those activities contributing to health or its recovery (or to a peaceful death) he would perform unaided of he had necessarystrength will or knowledge” yang artinya fungsi unik perawat yaitu melakukan pengkajian pada individu sehat maupun sakit, dimana segala aktivitas yang dilakukan berguna untuk kesehatan dan pemulihan kesehatan berdasarkan pengetahuan yang dimiliki. Aktivitas ini dilakukan dengan berbagai cara untuk mengembalikan kemandirian pasien secepat mungkin”.
Menurut undang-undang kesehatan nomor 23 tahun 1992, perawat adalah mereka yang memiliki kemampuan dan kewenangan melakukan tindakan keperawatan berdasarkan ilmu yang dimilikinya yang diperoleh melalui pendidikan keperawatan. Perawat dikatakan professional jika memiliki lmu pengetahuan, bertanggungjawab dan berwewenang secara mandiri atau berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain sesuai dengan kewenangannya. (Depkes RI, 2002).
Di Indonesia keperawatan sebagai profesi dirumuskan melalui lokakarya nasional keperawatan tahun 1983. Keperawatan didefinisikan sebagai bentuk pelayanan professional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan berdasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan yang meliputi aspek biologi, psikologi, social, dan spiritual yang bersifat komprehensif ditujukan kepada individu, keluarga dan masyarakat baik yang sehat maupun yang sakit, mencakup siklus hidup manusia untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal.

Minggu, 04 November 2012

sejarah perkembangan PPNI

SEJARAH PERKEMBANGAN PPNI


Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) adalah Perhimpunan Perawat Indonesia seluruh, didirikan PADA Tanggal 17 Maret 1974. Kebulatan TEKAD Semangat Yang sama dicetuskan oleh perintis Perawat bahwa Tenaga Keperawatan harus berada PADA Wadah / organisasi Nasional (Fusi Dan Federasi). Sebagai Fusi Bahasa Dari beberapa organisasi Yang ADA sebelumnya, PPNI mengalami beberapa perubahan Kali BAIK Dalam, bentuknya maupun Namanya. Embrio PPNI adalahPerkumpulan Kaum Velpleger Boemibatera (PKVB) Yang didirikan PADA years 1921. PADA SAAT ITU Profesi Perawat Ulasan Sangat dihormati oleh Masyarakat berkenaan Artikel Baru Tugas mulia Yang dilaksanakan Illustrasi merawat orangutan Sakit. Lahirnya Sumpah Pemuda years 1.928 mendorong perubahan NAMA PKVB menjadi Perkumpulan Kaum Velpleger Indonesia (PKVI). Pergantian kata Boemibatera menjadi Indonesia PADA PKVI bertahan hingga years 1942. PADA Masa penjajahan jepang perkembangan Keperawatan di Indonesia mengalami kemunduran Dan merupakan Zaman kegelapan BAGI BAGI Keperawatan Indonesia. Pelayanan Keperawatan dikerjakan oleh orangutan Yang tidak memahami Ilmu Keperawatan, demikian pula organisasi Profesi tidak jelas keberadaannya.

Bersama Artikel Baru Proklamasi 17 Agusutus 1945, Tumbuh Organisasi Profesi Keperawatan. Setidaknya ADA Tiga organisasi Profesi ANTARA years 1945 - 1954 yaitu Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Djuru Rawat Islam (PENJURAIS) Dan Serikat Buruh Kesehatan (SBK). PADA years 1.951 terjadi Pembaharuan organisasi Profesi Keperawatan yaitu terjadi Fusi organisasi Profesi Yang ADA menjadi Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI). sebagai upaya konsolidasi organisasi Profesi Tanpa mengikutsertakan Serikat Buruh Kesehatan (SBK) karena terlibat Pemberontakan Partai Komunis Artikel Baru Indonesia (PKI).

Illustrasi kurun waktu 1951 - 1958 diadakan Kongres di Bandung Artikel Baru mengubah NAMA PDKI menjadi Persatuan Pegawai Dalam, Kesehatan Indonesia (PPDKI) Artikel Baru keanggotaan Bukan bahasa Dari Perawat Saja. Demikian pula PADA years 1959 - 1974, terjadi pengelompokan organisasi Keperawatan kecuali Serikat Buruh Kesehatan (SBK) bergabung menjadi Satu organisasi Profesi tingkat Nasional Artikel Baru NAMA Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Nama di Inilah Yang Resmi dipakai sebagai NAMA Organisasi Profesi Keperawatan di Indonesia hingga SAAT inisial.

Nama di - NAMA pendiri PPNI ANTARA Lain:

H.B. Barnas Bahasa Dari IPI - Jakarta (PB)

Maskoep Soerjo Soemantri bahasa Dari IPI - Jakarta (PB)

J. Soewardi Bahasa Dari Persatuan Perawat Indonesia Bandung

Sjuamsunir Adam Bahasa Dari Persatuan Perawat Indonesia Bandung

L. Harningsih Bahasa Dari Persatuan Perawat Indonesia Bandung

Wim Sumarandek, SH Bahasa Dari Persatuan Perawat Indonesia Bandung

Jumat, 02 November 2012

Sejarah keperawatan di luar negeri

A. MESIR

Bangsa mesir pada zaman purba telah menyembah banyak dewa. Dewa yang terkenal antara lain Isis. Mereka beranggapan bahwa dewa ini menaruh minat terhadap orang sakit dan memberikan pertolongan pada waktu si sakit sedang tidur. Didirikanlah kuil yang merupakan rumah sakit pertama di mesir Ketabiban Ilmu ketabiban terutama ilmu bedah telah dikenal oleh bangsa mesir zaman purba (± 4800 SM). Dalam menjalankan tugasnya sebagai tabib ia menggunakan bidai (spalk), alat-alat pembalut, ia mempunyai pengetahuan tentang anatomi, Hygienr umum serta tentang obat-obatan. Didalam buku-buku tertulis dalam kitab Papyrus didalamnya memuat kurang lebih 700 macam resep obat-obatan dari Mesir



B. BABYLON DAN SYIRIA


Ilmu pengetahuan tentang anatomi dan obat-obat ramuan telah diketahui oleh bangsa Babylon sejak beberapa abad SM. Pada salah satu tulisan yang menyatakan bahwa pada 680 SM orang telah mengetahui cara menahan darah yang keluar dari hidung dan merawat jerawant pada muka.Bangsa Babylon menyembah dewa oleh karena itu perawatan atau pengobatan berdasarkan kepercayaan tersebut.

C. YAHUDI KUNO


Ilmu pengetahuan bangsa Yahudi banyak di peroleh dari bangsa Mesir. Misalnya : cara-cara memberi pengobatan orang yang terkenal adalah Musa. Ia juga dikenal sebagai seorang ahli hygiene. Dibawah pimpinannya bangsa Yahgudi memajukan minatnya yang besar terhadap kebersihan umum dan kebersihan diri.

Undang-undang kesehatan bangsa Yahudi menjadi dasar bagi hygiene modern dimana cara-cara dan peraturannya sesuai dengan bakteriologi zaman sekarang, misalnya :

Pemeriksaan dan peminilah bahan makanan yang akan di makan

Mengadakan cara pembuangan kotoran manusia

Pelarangan makan daging babi karena dapat menimbulkan suatu penyakit

Memberitahukan kepada yang berwajib bila ada penyakit yang berbahaya, sehingga dapat diambil tindakan

D. INDIA


Bangsa India (Hindu) di zaman purba telah memeluk agama Brahmana, disamping memuja dan meminta pertolongan kepada dewa (dikuil) untuk menyembuhkan orang sakit. Di India telah terdapat RS khususnya di Utara saat pemerintahan Rasa Asoka, ± 8 RS dimana sebagian kemudian dijadikan sekolah-sekolah pengobatan dan perawatan

E. TIONGKOK


Bangsa Tiongkok telah mengenal penyakit kelamin diantaranya gonorhoea dan syphilis. Pencacaran juga telah dilakukan sejak 1000 SM ilmu urut dan psikoterapi.Orang-orang yang terkenal dalam ketabiban :

Seng Lung, dikenal sebagai "Bapak Pengobatan, yang      ahli penyakit dalam dan telah menggunakan obat-obat dari tumbuh-tumbuhan dan mineral (garam-garaman). Semboyannya yang terkenal adalah Lihat, Dengar, Tanya, Rasa

Chang Chung Ching ± 200 Sm telah mengerjakan lavement dengan menggunakan bambo.

F. YUNANI                                                                         


Bangsa Yunani zaman purba memuja dan memuliakan banyak dewa (polytheisme) dewa yang terkenal adalah dewa yang dianggap sebagai dewa pengobatan putri dan dewa yang bernama hygiene sebagai Dewi kesehatan, maka timbullah perkataan higyene. Untuk pemujaan terhadap para dewa didirikan kuil (1134 SM) yang juga berfungsi sebagai pengobatan orang sakit dan perawatan dikerjakan oleh para budak-budak. Orang-orang ternama dalam ketabiban antara lain:

1. Hippocrates (hidup ± 400 SM) à bapak pengobatan dengan jasa :

Dasar cara pengobatan sampai sekarang ini

Penyakit bukan karena setan, melainkan rusaknya undang-undang alam

Mengembangkan tehnik pemeriksaan badan

Mengajarkan tentang makanan si sakit

Menganjurkan supaya penderita sakit jiwa dirawat secara perikemanusiaan

Mengajarkan tentang semangat pekerjaan, menghargai teman sejawat, , bertanggungjawab terhadap si sakit yang menjadi sumpah hypocrates

2. Plato, ahli filsafat Yunani, otak sebagai pusat kesadaran3. Aristoteles, Ahli filsafat, ahli jiwa dan ilmu haya



G. ROMA


Rumah sakit Roma zaman purba di sebut valentrumdinari Roma yang terdapat di swiss ditemukan alat-alat perawatan ex. Peralatan untuk huknah pot-pot tempat selep. Juga ditemukan instrument untuk keperluan pembedahan ex : pisau, pincet, klem arteri, speculum. Tokoh terkenal Julius Caesar (101-44 SM). Seorang wali Negara yang pertama-tama mengakui guru-guru hygiene dan menganjurkan tentang kesehatan dan kebersihan



H. IRLANDIA


Pengetahuan tentang pengobatan telah diketahui lama SM. Tentang Rumah sakit, Seorang putri raja bernama Macha (abad ke 3) mendirikan rumah sakit untuk orang-orang miskin yang sakit. Nama RS tersebut Broin Beargh àtau rumah kesusahan

I. AMERIKARumah sakit sederhana telah didirikan dikota besar oleh bangsa Asteken di Amerika Utara, sedang RS yang baik dan merupakan RS pertama didirikan pada tahun 1521 oleh cortez dari Mexico yaitu RS san Jesu Nazareno

Sejarah Perkembangan Keperawatan di Indonesia



Zaman Kuno Seperti juga di Negara-negara lainnya keperawatan di Indonesia diserahkan kepada perempuan yang merawat keluarganya. Penyakit dianggap perbuatan setan yaitu dukun, cara pengobatan dengan menggunakan daun-daunan


                                            Masa sebelum kemerdekaan


1. Masa penjajahan belanda
Pada masa ini perawat berasal dari penduduk pribumi yang disebut VELPEGER dengan sebutan zieken oppaser sebagai penjaga rumah sakit. usaha pemerintahan Belanda dibidang kesehatan adalah :
Mendirikan rumah sakit I Binnen Hospital di Jakarta pada tahun 1799
Mendirikan rumah sakit II Butten Hospital
Membentuk dinas kesehatan tentara (military gezond herds dients)
Membentuk Dinas Kesehatan Rakyat (Burgerlijke gezandherds dienst)


2. Zaman Penjajahan Inggris
Gubernur jendral Rafles sangat memperhatikan rakyat semboyan :Kesehatan adalah milik manusia.
Usaha-usahanya dibidang kesehatan :
Pencacaran secara umum
Membenahi cara perawatan pasien dengan gangguan jiwa
Memperhatikan kesehatan pada para tawanan


3. Zaman Penjajahan Jepang
Menyebabkan perkembangan keperawatan mengalami kemunduran yang juga merupakan zaman kegelapan dunia keperawatan di Indonesia. Kemunduran-kemunduran ini terlihat pada
pekerjaan perawat dikerjakan oleh orang-orang yang tidak terdidik,
Pimpinan RS diambil alih oleh orang-orang jepang,
Obat-obatan sangat kurang
Wabah penyakit terjadi dimana-mana.

4. Zaman kemerdekaan
Keperawatan Indonesia Setelah Kemerdekaan
Sejarah perkembangan keperawatan Indonesia setelah
kemerdekaan adalah sebagai berikut:
Pembangunan dibidang kesehatan dimulai tahun 1949.
  1. Sebelum tahun 1950: Indonesia belum mempunyai konsep dasar tentang keperawatan.
  2. Tahun 1950: Indonesia mendirikan pendidikan perawat yaitu Sekolah Penata Rawat (SPR).
  3. Pada tahun 1952, sekolah perawat mulai didirikan. Yaitu sekolah guru perawat dan sekolah perawat setingkat SMP.
  4. Pendidikan keperawatan profesional mulai didirikan pada tahun 1962 dengan didirikanya Akademi Keperawatan milik Departemen Kesehatan di Jakarta untuk menghasilakan perawat profesional pemula. Hampir bersamaan dengan ini didirikan pula Akper Depkes di Ujung Pandang, Bandung dan Palembang.
  5. Tahun 1945 1955: Berdirinya beberapa organisasi profesi, diantaranya yaitu Persatuan Djuru Rawat dan Bidan Indonesia (PDBI), Serikat Buruh Kesehatan, Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Pegawai Dalam Kesehatan.
  6. Tahun 1955 - 1974: Organisasi profesi keperawatan mengalami perubahan yaitu Ikatan Perawat Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Ikatan Guru Perawat Indonesia, Korps Perawat Indonesia, Majelis Permusyawaratan Perawat Indonesia Sementara (MAPPIS), dan Federasi Tenaga Keperawatan.
  7. Tahun 1974: Rapat Kerja Nasional tentang Pendidikan Tenaga Perawat Tingkat Dasar yaitu berdirinya Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) yang mengganti Sekolah Penata Rawat (SPR).
  8. Tahun 1974: Berdirinya Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).
  9. Tahun 1976: Pendidikan Keperawatan di Indonesia yang semula menyatu dengan pelayanan di rumah sakit, telah mulai memisahkan diri (terpisah) dari rumah sakit.
  10. Pada Januari 1983: Dilaksanakannya Lokakarya Nasional Keperawatan I yang menghasilkan: a) Peranan Independen dan Interdependen yang lebih terintegrasi dalam pelayanan
    kesehatan; b) program gelar dalam pendidikan keperawatan; c) Pengakuan terhadap keperawatan sebagai suatu profesi yang mempunyai identitas profesional berotonomi, berkeahlian, mempunyai hak untuk mengawasi praktek keperawatan dan pendidikan keperawatan.
  11. Tahun 1985: Berdiri Pendidikan Keperawatan Setingkat Sarjana (S1 Keperawatan) yang pertama yaitu Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia yang menjadi momentum terbaik kebangkitan Profesi Keperawatan di Indonesia.
  12. Jumlah Akper terus bertambah sampai berjumlah 227 buah di bulan desember 1996.
  13. Tahun 1999: Berdiri Pendidikan Keperawatan Pasca Sarjana (S2 Keperawatan).
  14. Tahun 2000: Keluarnya Lisensi Praktek Keperawatan berupa Peraturan Menteri Kesehatan.

Kamis, 01 November 2012

ini aku dan pilihanku

kenapa sih aq selalu kalian tengok ?

kenapa sih aq selalu kalian lirik ?

kenapa sih aq selalu mnjadi bahan pembicaraan kalian ? apa tidak ada topik selain aku,,,,,????


aku...

aku memang calon perawat, salahkah aku? salahkah aq, salahkah aq seorang anak tomboy mengambil jurusan keperawatan??

 biarkan lah aku menjadi aku..

biarkanlah sifatku dan kepribadianku menuntun arah hidupku. aku ingin bebas sebebas burung, tanpa kalian singgungi, kalian cemo'oh i......

se kamseupay apakah diri ku ini di bandingkan kalian???

dilema hati


Hidup, dalam hidup pasti ada warna, dalam hidup pasti ada cerita, dalam hidup juga pasti ada suka duka.

pilihan hidup, setiap pilihan hidup pasti berbeda - beda dalam pilihan hidup pasti akan ada derita cerita kehidupan.


hati,pemilihan hati tak dapat di pungkiri, karena hati hidup menjadi terarah karena hati jiwa ikut berpesta.

jangan pernah menyalahkan hati jika anda merasa bersalah akan keputusan anda, karena keputusan yang telah hati pilih sebenarnya itu yang terbaik buat kita.

"hati gelisah jiwa tak tenang, hati merenung raga meringis "